Selasa, 16 Maret 2010

Tetap Senyum Disiram Hujan Saat Naik Motor

0 komentar

KOMPAS.com — Hujan menjadi musuh nomor satu bagi pengendara motor. Namun, tak berarti semua aktivitas harus berhenti lantaran siraman air yang deras dari langit. Bagi para bikers, marilah membuat hal yang menyebalkan ini jadi menyenangkan. Bahkan, kedatangan hujan bisa disambut dengan senyum.

Ada tiga bagian penting yang menjadi perhatian jika Anda memang tetap ingin meluncur bersamaan dengan guyuran hujan. Apa saja itu?

Pertama, badan kita sendiri. Pakai jas hujan. Selain melindungi badan dari basah, jas juga melindungi kita dari kecelakaan. Jadi, untuk memudahkan gerakan badan, tangan, dan kaki, kenakan jas hujan model terpisah. Sementara itu, warnanya yang mencolok memudahkan pemakai jalan lain untuk bisa melihat Anda dengan jelas. "Saat hujan, jarak pandang berkurang," ungkap Eko Reksodipuro, instruktur safety riding.

Jangan gunakan jas berbentuk ponco. Selain berkibar dan tentu mengganggu keseimbangan, jas ponco juga bisa menyambar kendaraan lain. Selain itu, bawa pula sepatu cadangan. Jangan bungkus sepatu yang Anda pakai dengan kantung plastik karena licin.

Kedua, motor. Mesin perlu penyetelan ulang agar cocok dengan air, kelembaban, dan suhu dingin. Hindari membuka boks filter karburator agar air tidak menyusup ke ruang bakar. Tindakan itu, kata Sartogu Munthe (Kepala Bengkel Munthe Motor), membuat air di udara terbawa masuk ke ruang bakar.

Kemudian, cermati wilayah mesin yang rawan disusupi air, terutama jalur kelistrikan. Saat musim hujan begini, perhatikan juga profil (kembang) ban. Dodiyanto dari PT Gajah Tunggal menyarankan, bagi mereka yang sudah pakai ban kecil (drag) cepat ganti ke ban standar. "Saat musim hujan begini, cengkeram ban ke aspal harus lebar, tapi jangan terlalu lebar juga."

Ia juga menyerukan agar pengendara juga memerhatikan kembang ban. Pilih yang profilnya masih bagus untuk memecah genangan air, terutama yang coakan kembangnya lebih banyak atau groove. Jangan lupa juga dengan tekanan angin.

Ketiga, lingkungan sekitar. Ini adalah hal paling penting diperhatikan bagi sesama pengguna jalan. Terkadang, pengendara sepeda motor sering berlaku semena-mena, seperti berteduh di bawah jembatan layang atau underpass sehingga mempersempit badan jalan. Selain itu, ada pula yang parkir di trotoar. Ini tentu menyusahkan pejalan kaki. Sebaiknya tidak dilakukan. Sebaiknya, kalau memang terpaksa harus berteduh, parkirlah motor secara sejajar di belakang motor lain.

Source : http://otomotif.kompas.com/read/xml/2009/12/04/06355062/tetap.senyum.disiram.hujan.saat.naik.motor

Sudah 5 Tahun Jalan Rusak Tidak Diperbaiki

0 komentar

Jakarta, Kompas - Jalan Inspeksi Kali Muara Karang Timur, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, sudah lima tahun terakhir rusak parah. Perbaikan jalan ini sudah diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan atau Musrembang Jakarta Utara. Namun, hingga kini perbaikan jalan itu belum juga terealisasi.

Jika kondisinya baik, jalan sepanjang 800 meter ini bisa menjadi akses alternatif apabila terjadi kemacetan di Jalan Jembatan Tiga dan Jalan Pluit Raya. Jalan ini juga menghubungkan Muara Karang dengan Pantai Indah Kapuk.

Kondisi jalan ini sudah tidak ada aspal. Jalan bergelombang dan berlubang. Jika musim hujan, jalan menjadi becek dan licin, sedangkan kalau musim kemarau, jalan sangat berdebu.

Eko, Ketua RW 16 Pejagalan, mengatakan, jika jalan ini tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan jalan akan menjadi hilang. ”Bisa- bisa jalan ini dimanfaatkan orang yang mencari tempat hunian,” kata Eko.

”Kalau saja jalan ini dicor atau diaspal, sudah barang tentu warga banyak terbantu dan jalan ini bisa menjadi jalan alternatif bagi pengguna jalan untuk menghindari kemacetan,” tuturnya.

Maman Suparman, Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum Jalan Jakarta Utara, menjelaskan, perbaikan Jalan Inspeksi Kali Muara Karang Timur merupakan wewenang Dinas PU Jalan DKI Jakarta. Namun, Maman berjanji akan menyampaikan keluhan dan keinginan warga Pejagalan serta akan menerjunkan stafnya untuk mengecek dan menginventarisasi kerusakan jalan itu.

”Setelah mendapat hasil pengecekan, segera saya akan laporkan kepada dinas,” kata Maman.

Sementara itu, Pemerintah Kota Bogor memastikan akan membangun dua ruas jalan baru sepanjang 12 ,6 kilometer dan 5,4 kilometer mulai tahun 2010. Pembangunan jalan baru tersebut untuk merealisasikan jaringan jalan dalam kota, yang sudah lebih dari 20 tahun tidak bertambah.

Kepala Bappeda Kota Bogor Azrin Syamsuddin mengungkapkan hal itu dalam Musrembang Kota Bogor di Balaikota, Rabu (10/3). ”Saat ini dinas terkait tengah melaksanakan penyelesaian pembebasan lahan dan melakukan analisis mengenai dampak lingkungannya,” katanya.

Jalan baru itu menghubungkan Hanjarsari (Bogor Selatan) dengan Parung Kuda (Bogor Timur). Adapun jalan baru lainnya merupakan kelanjutan pembangunan jalan tembus dari persimpangan Jambu Dua (Bogor Utara) ke Parung Banteng (Bogor Timur).

Source : http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/03/12/03375930/sudah.5.tahun.jalan.rusak.tidak.diperbaiki

Senin, 15 Maret 2010

Teknik Melakukan Cornering

0 komentar
Cornering atau berbelok pada tikungan, pastinya ada tekniknya agar cornering dapat dilakukan dengan aman dan membawa keselamatan untuk diri sendiri dan orang lain dijalan, cornering berikut gw bahas untuk dilakukan pada tikungan-tikungan yang cenderung luas / lebar jalannya. Ada 6 cara berbelok pada tikungan (cornering) yang aman:
  1. Kurangi kecepatan ketika akan memasuki tikungan, ambil sisi luar pada lajur (bukan jalur/jalan). Kenapa harus mengambil sisi luar pada jalur? karena hal ini dapat membuat kita melihat keadaan sekitar tikungan yang akan kita lalui.
  2. Lihat disekitar tikungan, jangan lihat ke bagian2 motor atau hal-hal lain yang tidak bersangkutan dengan tikungan. Pada saat melihat/memperhatikan tikungan, periksa keadaan disekitar tikungan, mulai dari kondisi jalan, keadaan dari jalur berlawanan, dan lain-lain. Fokuskan pandangan pada aspal(jalan) yang akan kita lalui, buatlah seolah-olah bayangan garis yang akan dilalui oleh motor kita pada aspal di ditikungan tersebut.
  3. Rebahkan (condongkan) badan kedepan sedikit, hal ini dilakukan untuk lebih memberikan penekanan pada bagian depan motor dan membuat motor lebih mudah dikendalikan saat akan memasuki tikungan, lebih siap bermanuver, dan lebih pasti dalam melakukan pencengkraman tuas rem. Rebahkan (condongkan) badan sedikit kedepan dan berpegang kuat pada kemudi.
  4. Ketika memasuki tikungan, rebahkan badan sesuai dengan arah tikungan yang ingin dilewati. Lakukanlah dengan cara perlahan, hal ini akan membuat motor dengan sendirinya membelok mengikuti arah kemiringan badan kita (*hal ini sering dilakukan oleh pembalap-pembalap motoGP).
  5. Selagi motor membelok mengikuti kemiringan arah badan, fokus pandangan tetap pada keadaan jalan, jangan pernah lengah / lepas dari pandangan selama kita melakukan hal ini.
  6. Saat motor masuk ke tikungan, perlahan putar gasnya untuk mendapatkan akselerasi, hal ini dapat membantu dalam mempertahankan traksi ban dan stabilitas dalam berkemudi. Tetap waspada dan fokus pada keadaan disekitar!!

Singkat kata dalam prakteknya gini nih….
(saat akan memasuki tikungan): beberapa meter sebelum tikungan ambil sisi paling luar dari jalur yang kita lewati, periksa spion, lakukan pengereman sampai mendapatkan kecepatan yang pas untuk melakukan cornering, liat ke tikungan, badan condong kedepan…

(saat masuk ketikungan): badan direbahkan sesuai dengan arah tikungan yang ingin dilewati, pandangan lurus kedepan, tetap perhatikan segala keadaan pada tikungan dan sekitarnya, putar gas lagi secara perlahan untuk mendapatkan akselerasi… ingat pengendara lah yang mengendalikan motornya, bukan motornya yang mengendalikan pengendaranya.

Dan ingat juga hal ini dapat dilakukan dengan satu syarat yang tidak dapat terpisahkan, yaitu kurangi kecepatan saat akan memasuki tikungan dan fokuskan pandangan pada jalur yang akan dilalui. Mohon tidak digunakan untuk kepentingan egoisme dan kegagahan semata, berbijaklah dalam mengambil tindakan dijalan.

Source : http://hmpcchaptersemarang.blogspot.com/2008/08/beberapa-teknik-dalam-melakukan.html

Minggu, 14 Maret 2010

Berkendara di Jalan Rusak

0 komentar
Saat berkendara di Jalan yang rusak, berlubang, bergelombang, banyak kerikil, jelek deh pokoknya, ini menurut versi yang saya alami... Selain tidak nyaman, kondisi medan yang seperti itu jika tidak kita atasi dengan hati-hati juga sangat rawan. Nah apabila kita berada di jalan yang hancur seperti tersebut ada beberapa hal yang harus diperhatikan
1. Dalam hal ini, kita tidak hanya melihat pandangan jalan yang sejajar dengan posisi mata kita, mata juga harus berkonsentrasi untuk melihat jalan, marka, dan memprediksikan perubahan kontur jalan.
2. Jarak Dengan kendaraan di depan, usahakan untuk jarak berkendara dengan kendaraan yang ada di depan kita minimal 10 meter, hal ini untuk mengantisipasi jika ada lobang atau jalan yang bergelombang jika kita berkendara terlalu dekat dengan kendaraan di depan kita, kita tidak bisa mengantisipasi jika ada lobang atau terjadi perubahan kontur jalan selain bisa merusak kendaraan kita, hal tersebut juga bisa membuat kita berada pada kondisi rawan
selain itu, jarak yang cukup jauh kita bisa membaca gerakan pengendara di depan kita sehingga lebih memudahkan kita untuk melakukan pergerakan.
3. Apabila kita melalui jalan yang bergelombang, kecepatan harus dikurangi, batasan kecepatan yang direkomendasikan tergantung dengan kondisi gelombang jalan.. Dalam hal ini usahakan kendaraan untuk bisa bergerak dengan baik dengan mengikuti kontur secara stabil
Dalam hal ini jangan sekali-sekali untuk mencoba menyalip. kontur jalan yang tidak rata akan mendorong pergerakan motor kita yang harusnya bergerak lurus, akan bergeser arah vektornya menjadi bergerak miring... Nah dalam hal ini pada saat menyalip, yang seharusnya bergerak sedikit melewati marka jalan bisa jadi malah bergerak ke arah marka jalur berlawanan... Sangat tidak direkomendasikan... jadi jangan memaksa untuk menyalip jika kondisinya tidak memungkinkan.
Saat jalan bergelombang, kuda-kuda kaki juga harus kuat, jika gelombang besar, mengankat sedikit pinggan kita akan lebih baik untuk mengurangi hantaman saat kita sedikit terpental..
4. Untuk jalan berlubang yang penuh air, akan sangat menyulitkan kita untuk memprediksi mana jalan yang berlubang atau tidak... Nah untuk hal ini yang harus kita lakukan adalah mengurangi kecepatan dan memilih jalan yang tidak ada genangannya, jika ada kendaraan di depan kita, kita perhatikan pergerakan kendaraan didepan kita untuk mendeteksi adanya lubang atau tidak...

Source : http://www.honda-tiger.or.id/forum/berkendara-di-jalan-t24616.html

Rabu, 10 Maret 2010

7 Bikers 7 Motor 7 Kota dan 14 Negara Dalam 7 Hari

0 komentar

Berawal dari pengalaman buruk saat ditinggal sang istri tercintanya karena terserang kanker. Dari sinilah 7 biker dengan 7 motor, berencana untuk melakukan aksi sosial penggalanagan dana dengan mengelilingi 14 negara Eropa dalam tujuh hari pada musim panas nanti.

Dana yang diperoleh rencanannya akan didonasikan untuk biaya perawatan pasien kanker.

7 Rider, 7 Bikes, 7 Cities, 7 Days dan 14 Countries. Komonitas yang menamai diri mereka sebagai Magnificent Seven ini, akan memulai aksi sosial mereka dari Newcastle pada 7 Juli (7/7), jam 7.07 pagi. Dengan menempuh jarak 3,700 mil, mereka akan melewati Prancis, Swiss, Liechtenstein, Slovenia, Kroasia, Hungaria, Slowakia, Austria, Jerman, Luksemburg, Belgia, Belanda dan Republik Ceko.

Minggu, 07 Maret 2010

Yamaha dan Honda Perang, Suzuki Ambil Ancang-ancang

0 komentar

Honda dan Yamaha sama-sama sedang mempersiapkan beberepa generasi motor terbaru mereka. Mulai dari facelift hingga yang benar-banar baru, dari segmen matik hingga sport. Yamaha belum lama meluncurkan Mio 125 di Thailand dan dikabarkan akan hadir di pasar Indonesia. Begitupun dengan Honda yang menghadirkan matik PCX di negara yang sama. Bahkan prouduk matik PCX ini telah hadir di Indonesia melaui Importir Umum.

Tips Diet Sehat

1 komentar
  • Pada saat sarapan kalau bisa pilih menu makanan yang tinggi seratnya ditambah minuman jus jeruk
  • Kalau suka minum teh, mendingan minum teh hijau setiap hari dimana dapat membantu membakar sekitar 70 kalori lebih dalam sehari
  • Kalau suka minum susu, sebaiknya jangan pilih yang fullcream. Silahkan konsumsi minuman susu yang rendah lemak
  • Perbanyak minum air putih. Banyak orang tidak bisa membedakan rasa lapar dan haus. Saat mengira merasa lapar (padahal, sebenarnya haus), Anda akan mengkonsumsi makanan (yang sebetulnya tidak perlu Anda konsumsi) lalu, bagaimana cara membedakannya? Minum segelas air dan tunggu hingga 10 menit untuk mengetahui apakah Anda masih lapar. Jika ya, berarti Anda memang lapar.
  • Makan dengan cara perlahan. Mengapa orang Amerika lebih rentan terkena obesitas daripada orang Prancis? jawabannya, bukan saja karena porsi makan orang Amerika lebih banyak, tetapi juga karena orang Prancis sangat menikmati makanan mereka dalam setiap kunyahan, sehingga cenderung makan secara perlahan. Hal ini menyebabkan perut akan lebih cepal terasa kenyang yang pada akhirnya turut membantu menekan selera dan porsi makan. Bagi Anda yang belum terbiasa, coba trik ini: letakkan sendok atau garpu saat Anda sedang mengunyah, minum air mineral setiap selesai mengunyah, dan kunyah makanan beberapa kali sebelum menelannya.
  • Gunakan piring yang lebih kecil. Kebiasaan di negara kita adalah menghabiskan makanan yang tersaji di piring, berapa pun jumlah kalori makanan dan ukuran piring tersebut. Untuk menyiasatinya, gunakan piring yang berukuran lebih kecil. Anda akan merasa kenyang dengan makan lebih sedikit.
  • Batasi karbohidrat. Makanan tinggi protein, misalnya ikan, merupakan pilihan makan malam terbaik untuk mengkontrol bobot tubuh. Ini karena protein membuat Anda kenyang lebih lama. Jika Anda ingin mengkonsumsi karbohidrat, hindari yang sederhana, karena lebih cenderung disimpan sebagai lemak ketimbang digunakan sebagai energi.
Mungkin itu aja tips sederhana mengenai diet sehat anda. Moga tips diet ini bisa dengan cepat dapat membuat anda langsing dan menjadi lebih pede dengan turunnya berat badan.

Source : http://pancallok.blogspot.com/2010/01/tips-diet-sehat-cara-menurunkan-berat.html